Pernah nyontek gak...? pernah dong, kalo gw sering :p. Nyontek itu enak gampang dan menyenangkan apalagi nyonteknya sama orang yang pinternya gak ketulungan. Bisa dipastikan hasil ujian kita akan membumbung tinggi. Nilai bagus akan kita peroleh, kesenangan kebanggaan, bahkan pujian bisa mengalir deras kearah kita. Padahal disaat yang sama kehampaan didalam dada terus mendera, kita masih tersesat didalam rimba dan tak tahu jalan keluarnya.
Loh apa hubungannya sama Forex? Ini dia hubungannya. Forex itu bisnis yang mudah karena anda hanya melakukan open order buy atau sell untuk mendapatkan uang. Disisi lain untuk memutuskan open order buy atau sell adalah perkara yang tidak mudah karena banyak faktor yang terlibat diantaranya adalah (Tolong ditambahin kalau kurang):
1. Faktor Emosi
2. Faktor Psikologi
3. Faktor Pengetahuan
4. Tambahin dong kalo kurang
Nah faktor-faktor diatas lah yang berpengaruh dalam bisnis Forex, sayangnya faktor tersebut sangat sulit untuk dikuasai, itulah mengapa hanya sedikit orang yang mampu survive dibisnis ini (semoga kita berada diantaranya). Dan menurut master saya, tidak kurang dari 90% trader pemula harus angkat koper dari bisnis forex dalam 3 bulan pertama (berarti +/- 900 orang angkat kaki dari 1000 orang yang belajar forex). Ugh serem juga ya...
Bukannya sadar untuk lebih menguasai faktor tadi diatas, para trader pemula malah mencari shortcut alias jalan pintas untuk bertrading ria (ini gw banget hihihihi...). Bagaimana caranya? apalagi kalo nggak tanya2 sama om google.
Pada awalnya free signal tersebut bisa dijadikan pegangan, namun satu hal yang harus diingat bahwa market bukanlah sebuah ilmu pasti. Market selalu berubah dan sulit untuk diprediksi oleh kita apalagi oleh sebuah robot atau signal generator. Yang pada akhirnya akan membawa kita kepada kehancuran account kita.
Lalu apa yang harus kita lakukan?
1. Cari Tahu
Banyak kok forum atau website yang punya master forex. dan biasanya para master ini jarang sekali memberikan bantuan berupa perintah seperti BUY SEKARANG atau SELL SEKARANG. biasanya master yang mantap hanya akan memberikan batasan2 dengan alasan2nya. master tidak memberikan perintah karena master tahu forex bukanlah bisnis pasti.
2. Pelajari Chart beserta indikatornya
Nah ini emang agak susah, sebab saya juga masih dalam perjalanan kesana. Belajar lihat chart, baca indicator dll. Kalo susah belajar sendiri, minta bantuan master. siapa tau master dengan segala kerendahan hati dan kemuliaannya mau mengajari kita. Mau ya master ya... kan baik. :d
3. Buat Sistem Trading Sendiri
Setelah belajar, sekarang waktunya membuat sistem sendiri yang pass dan nyaman bagi kita.
4.Backtest & Forward Test
Setelah punya sistem, cobalah di backtest dan di forward test. saya sendiri adalah penganut forward test walaupun itu harus membutuhkan waktu berbulan-bulan. ( ada master disalah satu forum yang bahkan melakukan research untuk 1 sistem trading hingga memakan waktu 2 tahun...! sebelum ia yakin menggunakannya)
5. Disiplin trading dengan sistem yang Anda buat.
Setelah yakin dengan sistem yang telah dibuat, disiplinlah dengan sistem itu. Anda harus bangga apapun hasilnya, karena itu adalah hasil usaha sendiri. Mau kalah mau menang Anda harus tetap senang. (Kalo kita main sepakbola dengan begitu indahnya, tetapi lawan anda yang menang karena ia lebih kuat, tidak ada yang perlu ditangisi toh kita sudah berusaha dengan keras...Fair Play lah...)
6. teuteup JANGAN LUPA PAKE KONDOM eh STOP LOSS...!!! :d
Ini mah penting, dan gw gak akan bosen untuk menulis STOP LOSS, biar itu nempel terus di otak gw.
Setelah mencoba step2 diatas, hm... alhamdulillah gw sudah mulai menemukan bentuk trading yang sangat sederhana dan memiliki banyak kelemahan. setelah diforward test kan. hasilnya masih kurang memuaskan masih diangka 50-50. tapi gw bangga hasil sendiri bro walaupun ditolongin sama master-master. THANK YOU MASTER...!!! Shaleh banget lah master. :D
Udah ah, segitu aja kali ya... ntar kalo ada yang kurang2 tolong tambahin please.
Salam
FXGO
Note: Gw bikin blog bukan ngajarin, cuma buat reminder gw aja biar gw kedepannya lebih baik lagi. Jadi jelas kalo gw masih belajar. seperti biasa STAY AWAY FROM MY BLOG, kecuali kalo kita mau sharing-sharing dan belajar bareng. kalo itu sih ayoooo...!!!
Friday, 27 June 2008
Thursday, 26 June 2008
FEAR THE LOSS, HOPE THE PROFIT.
Lagi inget omongan FEAR THE LOSS, HOPE THE PROFIT.
ugh.... jadi serem mengingat kata-kata mutiara itu. 2 masta ku mengatakan hal yang sama. FEAR THE LOSS, HOPE THE PROFIT. kenapa serem? gimana gak serem, karena kebanyakan trader (termasuk gw) malah berlaku sebaliknya yaitu HOPE THE LOSS, FEAR THE PROFIT.
Apasih Fear The Loss, Hope The Profit itu? hm... begini - begini. Kita harus belajar untuk memahami mental trader. salah satunya adalah yang disebutin tadi. Kita harus memiliki mental TAKUT PADA KEKALAHAN dan kita harus memiliki mental BERHARAP UNTUK MENDAPAT PROFIT BESAR.
eh temen sebelah nyeletuk lagi, "BRO SEMUA ORANG BEGITU KALI, gak perlu ngomong yang beginian lah kayak ke anak kecil aja luh" kata sang sahabat sambil nyemburin asep rokoknya. hm... kalo ditelaah secara teoritis apa yang dikatakan sang teman memang betul; semua orang gak mau rugi dan selalu berharap untung besar. tapi percayalah pada kenyataannya tidak seperti itu. This is trading business, the business of probability, faktor emosi, psikologi banyak berperan disini.
Kebenyakan trader pemula (seperti saya ini) sanggup menahan posisi loss dan sanggup bersakit-sakit seperti susah tidur, tidur tak nyenyak gak enak makan, jantung berdebar-debar dan lain sebagainya yang sebetulnya tak akan mungkin dilakukan jika tidak terpaksa.
Dan percaya atau tidak, ketika harga berbalik kembali ke arah yang dikehendaki, rata-rata trader pemula tsb langsung melikuidasi posisi mereka "yang penting ijo" atau "gw tutup aja ah, ngeri balik lagi harganya ntar minus lagi" ujar mereka mantap sambil melupakan pengorbanan yang telah dilakukan sebelumnya ketika menahan posisi rugi.
Sungguh sebuah perjalanan panjang yang menyakitkan namun sia sia. Tanpa disadari, sang trader telah melakukan hal yang disebut HOPE THE LOSS, FEAR THE PROFIT.
lalu bagaimana seharusnya bertindak? hm... semua orang berbeda-beda ya style tradingnya, namun ini lah yang saya pelajari, yaitu FEAR THE LOSS, HOPE THE PROFIT. maksudnya opo? begini saya akan bertindak memotong kerugian saya sebesar yang saya mampu dan memperoleh keuntungan sebesar-besarnya ketika kesempatan itu datang.
loh untungnya apa sih dari memiliki mental ini? ini dia untungnya, kita akan dipaksa untuk trading dengan penuh kedisiplinan termasuk menentukan dimana ENTRY LEVEL, dimana EXIT LEVEL dan dimana STOP LEVEL. alias kita harus bisa membuat sebuah trading style yang bisa menentukan dimana dan kapan kita harus OP, dimana TP & SL nya.
Memang sulit untuk mendapatkan level-level tersebut (Dr. Forex yang legendaris pun mengatakan TIDAK ada level seperti itu), tapi setidaknya kita lebih baik bersusah payah untuk mencari level yang "tidak" ada itu daripada kita bersusah payah keluar dari market (untung kalo keluarnya masih ijo atau impas, gimana kalo keluarnya MARGIN CALL?)
Kalau sudah seperti itu, sepertinya kita akan "aman" dalam bisnis yang tidak pasti ini. semoga kita semua bisa seperti itu ya... gak semua deng... seenggaknya ke semua yang memiliki trading style yang cocok dengan mental FEAR THE LOSS, HOPE THE PROFIT. SEMOGA...!!!
Salam
FXGO
Note: Thanks to Mt Masta Alva & Dudut. Gw nulis blog bukan buat ngajarin, syukur-syukur ada yang dapet pencerahan. tapi gw adalah seorang pemula yang lagi tekun2nya belajar. agar tidak lupa dengan apa gw telah gw pelajari dari 2 masta gw diatas, maka diciptakanlah blog ini. Jadi buat pemula lain yang pengen belajar banyak, lebih baik jauh2i aja blog gw ini sebab kata Dr. Forex: A Blind Man Cant Lead Another Blind Man. SO KEEP AWAY FROM MY BLOG, kecuali kalo mau koreksi, nambah2in, sharing-sharing itu mah hayu lah asal jangan pinjem duit aja. :p hehehehe....
ugh.... jadi serem mengingat kata-kata mutiara itu. 2 masta ku mengatakan hal yang sama. FEAR THE LOSS, HOPE THE PROFIT. kenapa serem? gimana gak serem, karena kebanyakan trader (termasuk gw) malah berlaku sebaliknya yaitu HOPE THE LOSS, FEAR THE PROFIT.
Apasih Fear The Loss, Hope The Profit itu? hm... begini - begini. Kita harus belajar untuk memahami mental trader. salah satunya adalah yang disebutin tadi. Kita harus memiliki mental TAKUT PADA KEKALAHAN dan kita harus memiliki mental BERHARAP UNTUK MENDAPAT PROFIT BESAR.
eh temen sebelah nyeletuk lagi, "BRO SEMUA ORANG BEGITU KALI, gak perlu ngomong yang beginian lah kayak ke anak kecil aja luh" kata sang sahabat sambil nyemburin asep rokoknya. hm... kalo ditelaah secara teoritis apa yang dikatakan sang teman memang betul; semua orang gak mau rugi dan selalu berharap untung besar. tapi percayalah pada kenyataannya tidak seperti itu. This is trading business, the business of probability, faktor emosi, psikologi banyak berperan disini.
Kebenyakan trader pemula (seperti saya ini) sanggup menahan posisi loss dan sanggup bersakit-sakit seperti susah tidur, tidur tak nyenyak gak enak makan, jantung berdebar-debar dan lain sebagainya yang sebetulnya tak akan mungkin dilakukan jika tidak terpaksa.
Dan percaya atau tidak, ketika harga berbalik kembali ke arah yang dikehendaki, rata-rata trader pemula tsb langsung melikuidasi posisi mereka "yang penting ijo" atau "gw tutup aja ah, ngeri balik lagi harganya ntar minus lagi" ujar mereka mantap sambil melupakan pengorbanan yang telah dilakukan sebelumnya ketika menahan posisi rugi.
Sungguh sebuah perjalanan panjang yang menyakitkan namun sia sia. Tanpa disadari, sang trader telah melakukan hal yang disebut HOPE THE LOSS, FEAR THE PROFIT.
lalu bagaimana seharusnya bertindak? hm... semua orang berbeda-beda ya style tradingnya, namun ini lah yang saya pelajari, yaitu FEAR THE LOSS, HOPE THE PROFIT. maksudnya opo? begini saya akan bertindak memotong kerugian saya sebesar yang saya mampu dan memperoleh keuntungan sebesar-besarnya ketika kesempatan itu datang.
loh untungnya apa sih dari memiliki mental ini? ini dia untungnya, kita akan dipaksa untuk trading dengan penuh kedisiplinan termasuk menentukan dimana ENTRY LEVEL, dimana EXIT LEVEL dan dimana STOP LEVEL. alias kita harus bisa membuat sebuah trading style yang bisa menentukan dimana dan kapan kita harus OP, dimana TP & SL nya.
Memang sulit untuk mendapatkan level-level tersebut (Dr. Forex yang legendaris pun mengatakan TIDAK ada level seperti itu), tapi setidaknya kita lebih baik bersusah payah untuk mencari level yang "tidak" ada itu daripada kita bersusah payah keluar dari market (untung kalo keluarnya masih ijo atau impas, gimana kalo keluarnya MARGIN CALL?)
Kalau sudah seperti itu, sepertinya kita akan "aman" dalam bisnis yang tidak pasti ini. semoga kita semua bisa seperti itu ya... gak semua deng... seenggaknya ke semua yang memiliki trading style yang cocok dengan mental FEAR THE LOSS, HOPE THE PROFIT. SEMOGA...!!!
Salam
FXGO
Note: Thanks to Mt Masta Alva & Dudut. Gw nulis blog bukan buat ngajarin, syukur-syukur ada yang dapet pencerahan. tapi gw adalah seorang pemula yang lagi tekun2nya belajar. agar tidak lupa dengan apa gw telah gw pelajari dari 2 masta gw diatas, maka diciptakanlah blog ini. Jadi buat pemula lain yang pengen belajar banyak, lebih baik jauh2i aja blog gw ini sebab kata Dr. Forex: A Blind Man Cant Lead Another Blind Man. SO KEEP AWAY FROM MY BLOG, kecuali kalo mau koreksi, nambah2in, sharing-sharing itu mah hayu lah asal jangan pinjem duit aja. :p hehehehe....
Subscribe to:
Posts (Atom)